03 Juli 2026
Kolaborasi PTDI dan Polman Bandung Dorong Pengembangan Talenta STEM
Bandung (03/07) – PT Dirgantara
Indonesia (Persero) (PTDI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
(TJSL) terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia
unggul di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM). Komitmen
tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kunjungan Industri (DI Edutainment)
dan Talkshow Edukasi Bina Talenta Indonesia 2026 bekerja sama dengan
Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung dan PT Reka Karsa Indonesia. Kegiatan yang
berlangsung di Gedung Dharma Wanita dan Kawasan Produksi II PTDI Bandung ini
memberikan pengalaman belajar secara langsung mengenai dunia industri
dirgantara bagi para talenta muda Indonesia.
Program yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional
(Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini
menjadi wadah pembelajaran bagi talenta muda berprestasi di bidang STEM,
koding, dan kecerdasan artifisial. Sebagai tuan rumah bidang STEM jenjang
pendidikan menengah, Polman Bandung memfasilitasi pembinaan bagi 40 siswa
terbaik dari tujuh provinsi yang kemudian memperoleh kesempatan mengenal lebih
dekat proses manufaktur pesawat sekaligus memahami dinamika industri dirgantara
nasional melalui kunjungan ke PTDI. Melalui program TJSL, PTDI berperan sebagai
fasilitator industri yang menghubungkan pembelajaran STEM yang diusung
Kemendikdasmen dengan pengenalan konsep energi terbarukan yang dikembangkan
Polman melalui pengalaman observasi langsung di lingkungan manufaktur
dirgantara.
Mengusung tema “Dinamika Industri Masa Depan: Realisasi
Energi Terbarukan di Dunia Industri Pesawat Terbang dan Optimalisasi Peran
Manusia di Era AI”, kegiatan ini membekali peserta dengan wawasan mengenai implementasi
Green Aviation oleh Supervisor Forming Manufacturing Engineering PTDI,
Deni Afriatna, serta penguatan essential human skills di era
kecerdasan artifisial oleh Foresight-International Open University, Raihan Dary
Henriana. Selaras dengan fokus Puspresnas dalam pengembangan AI, peserta
dibekali strategi untuk menjadi talenta yang adaptif, mampu memecahkan masalah
secara kreatif, serta memanfaatkan AI sebagai alat pendukung dalam menghadapi
tantangan dunia kerja. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan factory tour untuk
melihat proses pembuatan komponen pesawat hingga mengunjungi Gallery Sales
Mockup PTDI guna mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan Perusahaan.
”Industri dirgantara saat
ini terus bergerak menuju pemanfaatan teknologi yang semakin maju dan
berkelanjutan. Karena itu, generasi muda perlu dipersiapkan tidak hanya dengan
kemampuan teknis di bidang STEM, tetapi juga dengan pola pikir inovatif,
kepedulian terhadap keberlanjutan, serta kemampuan memanfaatkan kecerdasan
artifisial secara bijak. Melalui program TJSL, PTDI berharap dapat menjadi
jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam mencetak talenta masa
depan Indonesia,” ujar Sekretaris Perusahaan PTDI, Rommy Indah Jayanti.
Melalui penyelenggaraan
program TJSL yang berfokus pada pengembangan kapasitas generasi muda, PTDI
terus memperkuat kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang
siap menghadapi tantangan industri masa depan sekaligus mendukung terwujudnya
ekosistem industri nasional yang berdaya saing.
Untuk
informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi :
Adi Prastowo
Manager
Komunikasi Perusahaan & Hubungan Kelembagaan
PT
Dirgantara Indonesia (Persero)
Phone : +62 22 6055165
Email : aprastowo@indonesian-aerospace.com
Source: HUMAS PTDI